Infopinjaman.id-Bingung cari modal buat usaha tapi takut bunga kredit mencekik leher? Banyak pelaku UMKM yang akhirnya terjerat pinjaman online ilegal hanya karena tidak tahu ada program pemerintah dengan bunga rendah.
Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah solusi pembiayaan yang dirancang khusus untuk UMKM dengan bunga mulai dari 3% per tahun. Program ini disalurkan melalui 45 bank dan lembaga keuangan resmi dengan target Rp 300 triliun di 2025. Pemerintah menetapkan suku bunga 6 persen efektif per tahun untuk seluruh KUR 2025.
Nah, artikel ini akan membahas secara lengkap tentang KUR 2025, mulai dari jenis, syarat, bunga, hingga langkah pengajuan yang benar agar peluang disetujui lebih besar.
Apa Itu KUR?
KUR adalah program kredit bersubsidi dari pemerintah yang ditujukan untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mendapatkan akses pembiayaan dengan bunga ringan. Program ini dikelola langsung oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan disalurkan melalui bank-bank resmi.
Tujuan Program KUR:
- Meningkatkan akses permodalan bagi UMKM
- Mendorong pertumbuhan ekonomi nasional
- Menciptakan lapangan kerja baru
- Mengurangi ketergantungan pada rentenir atau pinjol ilegal
Pihak yang Terlibat:
- Pemerintah: Memberikan subsidi bunga dan jaminan kredit
- Bank Penyalur: BRI, Mandiri, BNI, BCA, BSI, dan 40+ bank lainnya
- Perusahaan Penjaminan: Menjamin risiko kredit
- UMKM: Penerima manfaat kredit
Mulai tahun depan, pengajuan KUR tidak lagi dibatasi jumlah repetisinya, dan bunga KUR ditetapkan flat 6 persen tanpa kenaikan berjenjang seperti aturan sebelumnya. Kebijakan baru ini berlaku mulai 2026, sehingga pelaku usaha bisa mengajukan KUR berkali-kali tanpa khawatir bunga naik.
Jenis-Jenis KUR 2025
KUR hadir dalam beberapa skema yang disesuaikan dengan kebutuhan modal usaha.
1. KUR Super Mikro
- Plafon: Hingga Rp 10 juta
- Bunga: 3% efektif per tahun
- Tenor: Maksimal 3 tahun (modal kerja) atau 5 tahun (investasi)
- Cocok untuk: Usaha ultra-mikro, ibu rumah tangga, pekerja informal yang baru memulai usaha
2. KUR Mikro
- Plafon: Rp 10 juta – Rp 100 juta
- Bunga: 6% efektif per tahun
- Tenor: Maksimal 3 tahun (modal kerja) atau 5 tahun (investasi)
- Cocok untuk: Pedagang kecil, warung, online shop, perajin rumahan
Plafon pinjaman hingga Rp 100 juta, paling banyak diminati pedagang kecil, online shop, hingga perajin rumahan.
3. KUR Kecil
- Plafon: Rp 100 juta – Rp 500 juta
- Bunga: 6% – 9% efektif per tahun (tergantung jumlah pinjaman)
- Tenor: Maksimal 4 tahun (modal kerja) atau 5 tahun (investasi)
- Cocok untuk: Usaha menengah yang ingin ekspansi, pembelian mesin, atau perluasan produksi
4. KUR TKI (Penempatan PMI)
- Plafon: Hingga Rp 25 juta
- Bunga: 6% efektif per tahun
- Tenor: Sesuai kontrak kerja
- Cocok untuk: Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan bekerja di luar negeri
5. KUR Perumahan (Baru di 2025)
- Plafon: Rp 10 juta – Rp 20 miliar
- Subsidi bunga: 5% (pengembang) atau 5,5%-10% (masyarakat)
- Target alokasi: Rp 130 triliun
- Cocok untuk: UMKM konstruksi dan masyarakat yang butuh pembiayaan rumah
Syarat Pengajuan KUR 2025
Syarat umum yang harus dipenuhi untuk mengajukan KUR:
Persyaratan Umum:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah (17 tahun untuk KUR Super Mikro)
- Memiliki usaha produktif yang sudah berjalan minimal 6 bulan
- Tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain (kredit konsumtif seperti KPR, KKB, kartu kredit masih diperbolehkan)
- Riwayat kredit baik, tidak masuk daftar hitam BI Checking
Dokumen yang Diperlukan:
- KTP (e-KTP) dan Kartu Keluarga (KK)
- Akta nikah atau cerai (jika sudah menikah/cerai)
- Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha dari kelurahan/RT/RW
- NPWP (wajib untuk pinjaman di atas Rp 50 juta)
- Bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan (untuk plafon di atas Rp 100 juta)
- Pas foto dan foto tempat usaha
- Buku rekening tabungan (jika ada)
Khusus KUR TKI:
- Perjanjian penempatan kerja
- Perjanjian kerja dengan pengguna jasa
- Paspor dan visa kerja
- Sertifikat pelatihan kerja
Berdasarkan kebijakan bank penyalur, dokumen tambahan mungkin diperlukan dan dapat berubah sesuai ketentuan terbaru.
Bunga dan Plafon KUR Terbaru
Pemerintah meningkatkan plafon KUR menjadi Rp320 triliun pada tahun 2026, naik dari target Rp 286 triliun pada tahun sebelumnya. Sementara untuk 2025, target penyaluran sebesar Rp 300 triliun.
Berikut rincian bunga KUR per jenis:
| Jenis KUR | Plafon | Bunga (Efektif/Tahun) | Tenor Maksimal |
|---|---|---|---|
| KUR Super Mikro | Hingga Rp 10 juta | 3% | 3-5 tahun |
| KUR Mikro | Rp 10 juta – Rp 100 juta | 6% | 3-5 tahun |
| KUR Kecil | Rp 100 juta – Rp 500 juta | 6% – 9% | 4-5 tahun |
| KUR TKI | Hingga Rp 25 juta | 6% | Sesuai kontrak |
| KUR Perumahan | Rp 10 juta – Rp 20 miliar | Subsidi 5%-10% | Hingga 20 tahun |
Catatan Penting: Mulai 2026, sistem bunga berubah menjadi flat 6% untuk semua pengajuan tanpa kenaikan berjenjang. Jadi pelaku usaha bisa mengajukan KUR berkali-kali dengan bunga tetap sama.
Simulasi Cicilan KUR BRI 2025
Berikut simulasi angsuran bulanan dengan bunga 6% per tahun:
| Plafon | 12 Bulan | 24 Bulan | 36 Bulan | 60 Bulan |
|---|---|---|---|---|
| Rp 10 juta | Rp 883.333 | Rp 466.667 | Rp 327.778 | Rp 216.667 |
| Rp 30 juta | Rp 2.650.000 | Rp 1.400.000 | Rp 983.333 | Rp 650.000 |
| Rp 50 juta | Rp 4.416.667 | Rp 2.333.333 | Rp 1.638.889 | Rp 1.083.333 |
| Rp 100 juta | Rp 8.833.333 | Rp 4.666.667 | Rp 3.277.778 | Rp 2.166.667 |
Angsuran di atas adalah estimasi berdasarkan bunga flat 6% per tahun dan dapat berbeda sedikit tergantung kebijakan bank masing-masing.
Langkah-Langkah Mengajukan KUR
Ada dua cara mengajukan KUR: online dan offline. Berikut panduannya:
Cara Pengajuan Online (Contoh: KUR BRI)
- Akses Portal Resmi Kunjungi situs kur.bri.co.id atau aplikasi BRImo
- Login atau Daftar Login menggunakan email dan password. Jika belum punya akun, klik “Daftar Di Sini”
- Pilih Menu Pengajuan Klik “Ajukan Pinjaman KUR” dan baca syarat ketentuan
- Isi Formulir Lengkapi data diri, data usaha, nominal pinjaman, dan tenor yang diinginkan
- Upload Dokumen Unggah foto KTP, surat keterangan usaha, pas foto, dan foto tempat usaha
- Simulasi Angsuran Klik “Hitung Angsuran” untuk melihat estimasi cicilan bulanan
- Submit Pengajuan Klik “Ajukan Pinjaman” dan tunggu notifikasi
- Survei Lapangan Petugas bank akan menghubungi untuk jadwal survei fisik ke lokasi usaha
- Persetujuan dan Pencairan Jika disetujui, dana akan dicairkan ke rekening
Cara Pengajuan Offline
- Datang ke kantor cabang bank penyalur KUR terdekat
- Ambil nomor antrian dan informasikan tujuan ke customer service
- Isi formulir pengajuan yang disediakan
- Serahkan dokumen persyaratan lengkap
- Ikuti proses wawancara dan verifikasi oleh petugas
- Tunggu proses survei usaha oleh tim bank
- Jika lolos, tandatangani akad kredit
- Dana akan dicairkan ke rekening
Timeline Pencairan: Proses pengajuan hingga pencairan umumnya memakan waktu 7-14 hari kerja, tergantung kelengkapan dokumen dan hasil survei lapangan.
Bank Penyalur KUR Terpercaya
Pemerintah telah meluncurkan KUR 2025. Ada Rp 300 Triliun Target Penyaluran KUR 2025. Dana sebesar itu akan disalurkan melaui bank dan lembaga keuangan yang ditunjuk pemerintah.
Berikut daftar bank dan lembaga penyalur KUR 2025:
BUMN:
- Bank Rakyat Indonesia (BRI) – Penyalur terbesar
- Bank Mandiri
- Bank Negara Indonesia (BNI)
- Bank Tabungan Negara (BTN)
- BRI Syariah
- Bank Mandiri Syariah
- BNI Syariah
Swasta:
- Bank Central Asia (BCA)
- Bank BTPN
- OCBC NISP
- Bank Artha Graha Internasional
- Bank BRI Agroniaga
- Bank Nationalnobu
- Bank Mandiri Taspen
Bank Pembangunan Daerah (BPD):
- BPD Jawa Barat dan Banten (BJB)
- BPD Jawa Timur
- BPD Jawa Tengah
- BPD DKI Jakarta
- BPD Bali
- BPD Sumatera Utara
- BPD Sumatera Barat (Bank Nagari)
- BPD Sumatera Selatan Babel
- BPD Kalimantan Barat
- BPD Kalimantan Selatan
- BPD Kalimantan Timur
- BPD Kalimantan Tengah
- BPD Sulawesi Selatan dan Barat
- BPD Sulawesi Tenggara
- BPD Sulawesi Utara dan Gorontalo
- BPD NTT
- BPD NTB Syariah
- BPD DIY
- BPD Riau Kepri
- BPD Lampung
- BPD Papua
- BPD Bengkulu
- BPD Jambi
Lembaga Pembiayaan Non-Bank:
- Internusa Tribuana Citra Multi Finance
- Indosurya Inti Finance
- First Indo American Leasing
- Koperasi Obor Mas
- Kospin Jasa
- KSP Guna Prima Dana
Setiap bank memiliki kebijakan dan prosedur berbeda. Pilih bank terdekat atau yang sudah familiar untuk memudahkan proses komunikasi.
Tips Agar Pengajuan KUR Disetujui
Banyak pengajuan KUR yang ditolak karena kesalahan sepele. Berikut tips agar peluang disetujui lebih besar:
1. Lengkapi Dokumen dengan Benar Pastikan semua dokumen asli, tidak expired, dan fotokopi sesuai dengan aslinya.
2. Usaha Harus Jelas dan Produktif Siapkan foto tempat usaha yang jelas. Usaha harus terlihat aktif beroperasi, bukan asal-asalan.
3. Jaga Riwayat Kredit Tetap Bersih Cek BI Checking terlebih dahulu. Jika ada tunggakan di bank lain, selesaikan dulu sebelum mengajukan KUR.
4. Buat Proposal Usaha Sederhana Jelaskan jenis usaha, omzet bulanan, rencana penggunaan dana, dan proyeksi bisnis ke depan. Tidak perlu panjang, cukup 1-2 halaman.
5. Sesuaikan Plafon dengan Kemampuan Bayar Jangan mengajukan nominal terlalu besar jika omzet usaha tidak mendukung. Bank akan menghitung rasio cicilan terhadap penghasilan.
6. Tunjukkan Komitmen Serius Saat survei, tunjukkan keseriusan dalam menjalankan usaha. Jawab pertanyaan petugas dengan jujur dan detail.
7. Manfaatkan Program Pendampingan Beberapa bank menyediakan program pendampingan UMKM.
8. Ajukan di Waktu yang Tepat Hindari mengajukan di akhir tahun ketika kuota hampir habis. Lebih baik ajukan di awal atau pertengahan tahun.
9. Siapkan Rekening Transaksi Usaha Tunjukkan mutasi rekening usaha yang aktif. Ini menjadi bukti bahwa usaha benar-benar berjalan.
10. Konsultasi dengan Petugas Bank Jika ragu, konsultasi dulu dengan petugas bank sebelum submit pengajuan. Mereka bisa memberikan saran sesuai kondisi usaha.
Perbedaan KUR dengan Kredit Konvensional
Banyak yang masih bingung membedakan KUR dengan kredit bank biasa. Berikut perbandingannya:
| Aspek | KUR | Kredit Konvensional |
|---|---|---|
| Bunga | 3% – 6% per tahun (bersubsidi) | 10% – 18% per tahun |
| Agunan | Tidak wajib (hingga plafon tertentu) | Wajib (sertifikat, BPKB, dll) |
| Biaya Admin | Gratis atau sangat rendah | 1% – 3% dari plafon |
| Biaya Provisi | Gratis | 1% – 2% dari plafon |
| Syarat Usaha | Minimal 6 bulan berjalan | Minimal 2 tahun berjalan |
| Target Penerima | UMKM produktif dan layak | Semua sektor (produktif & konsumtif) |
| Plafon | Rp 10 juta – Rp 500 juta | Fleksibel (hingga miliaran) |
| Proses | Lebih cepat (7-14 hari) | Lebih lama (2-4 minggu) |
| Keunggulan Utama | Bunga rendah + tanpa agunan | Plafon lebih besar |
Jelas terlihat bahwa KUR jauh lebih menguntungkan untuk pelaku UMKM yang membutuhkan modal terjangkau tanpa beban agunan berat.
Kontak Bantuan
Jika mengalami kendala atau butuh informasi lebih lanjut:
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian:
- Website: ekon.go.id
- Call center: 021-3XXX-XXXX (cek website resmi)
Bank Penyalur (Contoh):
- BRI: 14017 / 1500017
- Bank Mandiri: 14000
- BNI: 1500046
- BCA: 1500888
OJK (Otoritas Jasa Keuangan):
- Layanan Konsumen: 157
- Website: ojk.go.id
Informasi di atas berdasarkan kebijakan per Desember 2025 dan dapat berubah sesuai regulasi terbaru dari pemerintah.
KUR 2025 adalah peluang emas bagi UMKM untuk mendapatkan modal usaha dengan bunga rendah dan proses mudah. Dengan plafon mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 500 juta, program ini terbuka untuk berbagai skala usaha.
Kuncinya: siapkan dokumen lengkap, pastikan usaha berjalan produktif, dan jaga riwayat kredit tetap bersih. Jangan ragu untuk memanfaatkan program pemerintah ini daripada terjerat pinjaman ilegal berbunga tinggi.
Semoga artikel ini membantu memahami seluk-beluk KUR 2025. Sukses selalu untuk usaha yang sedang dijalankan, dan semoga pengajuan KUR disetujui dengan lancar. Ingat, modal adalah awal, tapi pengelolaan yang bijak adalah kunci kesuksesan jangka panjang!